FORKOM TEP FIP UM 2019, SUARA HARAPAN PEMACU PERUBAHAN

Dosen dan Pimpinan Jurusan TEP (Dok. Nc)

Malang, 20/3/2019. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknologi Pendidikan (TEP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan program kerja pertama bernama Forum Komunikasi. Forum komunikasi (ForKom) merupakan kegiatan bertukar pikiran, harapan, dan masukan antar mahasiswa dan jurusan. Kegiatan ForKom tahun ini mengangkat tema “Suara Harapan Merajut Perubahan” yang kemudian dikritik salah satu Dosen menjadi “Suara Harapan Memacu Perubahan”. Hal itu berdasarkan pertimbangan bahwa Teknologi berkembang sangat cepat, sehingga kita perlu mamacu diri untuk unggul dalam setiap perubahan yang terjadi ungkap Dr. AJE. Toenlioe.

Peserta ForKom (Dok. Nc)

Kegiatan dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa yang masih aktif di kampus yakni angkatan 2015, 2016, 2017, dan 2018. Jurusan mendispensasi perkuliahan di kelas menjadi pertemuan pada agenda ForKom HMJ.

Dalam sambutannya ketua pelaksana kegiata Saudara Marselinus Diaz Finnadi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ForKom adalah untuk mewadahi suara, harapan dari civitas untuk kemajuan bersama. Selanjutnya kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Dr. Henry Praherdhiono, M.Pd. Dalam sambutannya ketua jurusan berpesan agar mahasiswa dapat mengkonstruksi diri secara optimal dan berkolaborasi lebih produktif untuk kemajuan personal dan lembaga. Jurusan selalu mendukung setiap program dan kreativitas mahasiswa.

Sambutan dan pembukaan oleh ketua jurusan (Dok. Nc)

Kegiatan ForKom didesain dalam beberapa sesi, sesi pertama yakni sesi Program Kerja HMJ dan Komunitas dengan jurusan dan para dosen. Hadir dalam sesi ini para dosen seperti Ketua jurusan Dr. Henry Praherdhiono, M.Pd, Sekretaris Jurusan Eka Pramono Adi, S.I.P, M.Si, Ketua Lab TEP Drs. Zainul Abidin, M.Pd, Pembina HMJ Herlina Ike Oktaviani, M.Pd, kemudian bapak ibu dosen seperti Dr. Anselmus JE Toenlioe, M.Pd, Dr. Agus Wedi, M.Pd, Susilaningsih, M.Pd, Saida Ulfa, M.Edu, Ph.D, Taufik Ikhsan Slamet, M.Pd., dan Ence Surahman, S.Pd, M.Pd serta tenaga kependidikan yakni Yulias Prihatmoko, M.Pd dan Nunung Nindigraha, S.Pd. Pada sesi diskusi mahasiswa dan dosen saling berkomunikasi saling memberi masukan untuk program HMJ, program komunitas, dan lain-lain.

Perwakilan Komunitas di TEP (Dok. Nc)

Selanjutnya memasuki sesi dua yakni sesi akademik. Pada sesi ini panitia sudah menyiapkan video aspirasi untuk bidang akademik. Aspirasi disampaikan oleh para mahasiswa terhadap dosen. Beberapa aspirasi yang disampaikan seperti jadwal dosen yang bertabrakan dengan jadwal lain sehingga terkadang dosen datang terlambat atau kemudian harus mengganti jadwal.

Presentasi Program HMJ (Dok. Nc)

Sekretaris jurusan menyampaikan bahwa terobosan program akademik di Jurusan TEP diantaranya adalah pengembangan Kurikulum Berbasis Kehidupan (KBK), selanjutnya jurusan terlibat aktif dalam pengembangan Sistem Pengelolaan Pembelajaran (SIPEJAR) yang mana tim pengembangnya salah satunya dari TEP. Kemudian Ketua Jurusan menyampaikan bahwa kurikulum di Jurusan TEP berubah secara total. Kurikulum berorientasi pada capaian pasca kompetensi, levelnya bukan lagi level 6 (sarjana) melainkan berorientasi ke evel 7 (profesi). Konkritnya mahasiswa S1 tidak cukup mengejar gelar dan ijazah sarjana, melainkan dengan memperbanyak sertifikat kompetensi yang diakui untuk bersaing di lapangan. Beberapa kursus singkat yang dapat diikuti seperti kursus online di IndonesiaX, TedX, EdX, lembaga sertifikasi proefesi seperi IPTPI, APTPI, dan lain-lain.

Sesi diskusi dengan Dosen (Dok. Nc)

Masih dalam sesi akademik, para mahasiswa menyampaikan beberapa saran dan masukan untuk peningkatan kinerja akademik jurusan. Misalnya tentang prosentase kehadiran dosen dalam perkuliahan di kelas, mahasiswa berharap dosen-dosen yang memiliki kesibukan lebih dan jarang masuk kelas agar dipasangkan dengan dosen lainnya (team teaching) agar kuliah tidak terbengkalai. Secara spontan ketua jurusan merespon positif keluhan dan harapan yang disampaikan oleh mahasiswa dan akan segera menindaklanjutinya. Selain itu ketua jurusan menyampaikan agar mahasiswa jangan sungkan berkonsultasi seputar akademik kepada masing-masing dosen akademik.

Penyampaian harapan dari dosen (Dok. Nc)

Setelah sesi akademik selesai, kegiatan ForKom dilanjutkan dengan kegiatan selanjutnya yakni sesi sarana prasarana, art performance dari TEPKUSTIK dan lain-lain dan diakhiri kegiatan penutupan. (Nc)

 

author